Hanya kata itu yang bisa kuucapkan saat harus naik kereta ekonomi yang ada lokomotifnya (langsam) baik pulang atau berangkat kantor.
Di kereta itu ada banyak kejadian yang kadang membuatku terenyuh, dan bahkan keseringan membuatku kesal.
![]() |
| "saat penuh" picture from here |
Betapa tidak, dalam kereta 12 gerbong yang tiketnya hanya 1500 ini terlalu banyak ragam peristiwa yang terjadi. Dari banyaknya pedagang yang sangat lentur badannya sehingga tetep bisa menyempil di tengah kerumunan penumpang yang bahkan buat bernapaspun sulit, sebagian besar penumpang yg tidak mau beli karcis dan lebih memilih naik di atas kereta or bayar di atas yang notabene hanya 1000 rupiah, dan tingkah laku penumpangnya yang amat sangat uneducated :(
Awalnya bagi yg tidak bayar tiket, aku byk maklum, karena kupikir emang mereka tidak mampu. Lumayan khan selisih 500 rupiah, or bahkan mungkin karena tidak keburu beli tiket saat kereta sudah datang seperti yang sering kualami *buka aib
Tapi ternyata, aku salah!



