Restu Dua Bidadari
Friday, 2 December 2016Menjelang akhir tahun, mal itu mengundang band, yang membuat suasana jadi berisik banget. Aku hanya bisa semakin menancapkan earphone ke dalam gendang telingaku untuk memperkecil noise yang bisa mengganggu konsentrasi.. Yah, resiko kenapa aku memutuskan mengambil kuliah lagi.
Flash back...
Maafkan Ummi Nak..
Tuesday, 16 August 2016Maafkan ummi nak..
Semoga ummi diberikan kesabaran berlipat ganda untuk membesarkan kk dan dd. Ummi pengen kk dan dd bangga menjadi anak ummi.
Mimpi ke Tanah Suci
Sunday, 25 October 2015Setelah orang tuaku naik haji, ibuku bilang “ibu ikutkan arisan haji yah. Sekarang waktu tunggu hajinya lama banget lho.” Aku lalu menolak dengan seribu alasan. Wah buk, gimana mau bayar arisan hajinya. Rumah aja masih ngontrak, hidup dari bulan ke bulan masih pas-pasan. Ntar ajalah buk kalo udah mampu. Toh haji khan buat yang sudah mampu.
Password Handphone
Thursday, 10 September 2015Ditambah banyak yang bilang, "Hape di password aja biar kalo ilang, malingnya juga ga bisa make hapemu"..
oke.. aku password
Setelah menikah aku juga masih hobi ngepassword hapeku. Biar ada privacy!, alasanku dalam hati.
Suamiku juga gak keberatan hapeku kupassword
Hingga beberapa tahun kemudian, beberapa kali aku mendapat broadcast di BBM maupun WA, yang isinya mengabarkan ada seseorang yang kecelakaan, dan orang-orang tidak bisa menghubungi keluarganya karena hape di password, sehingga harus broadcast message. Siapa tau ada yang mengenal korban.
Aku gamang..
Lalu aku buka password hapeku..
Belajar Mandiri
Thursday, 28 February 2013Aku pun menggabungkan diri di tengah percakapan mereka yang terlihat serius *untung aku ga diusir
Aku pura-pura tidak mendengar apa yang mereka obrolkan meski aku memasang telinga lebar-lebar karena jiwa ibu-ibu rumpiku sangat tinggi.
Hingga akhirnya keluar pernyataan dari mereka "Ga enak ya mbak kalo hidup di rantau, jauh dari orang tua"
Welehhh ternyata mereka lagi ngomongin tentang hidup di rantau..
Dengan tampang serius aku menjawab "iya sih emang enak kalau dekat dengan orang tua, tapi jauh dari orang tua bisa membentuk diri kita menjadi lebih mandiri. Tuh lihat si A, dia dari kecil belum pernah pisah dari orang tua. Bahkan setelah menikah, dia berat untuk tinggal jauh dari orang tua meski dia udah punya rumah sendiri. Padahal yang penting dalam kehidupan berumah tangga itu adalah bareng suami. Apapun yang terjadi, harus dihadapi bersama-sama dengan suami" * kalo aku sih merasa beruntung karena suamiku berprinsip " Kalau bisa hidup berumah tangga jauh dari orang tua, biar mandiri dan meminimalisir interferensi"
Dan mereka hanya mengangguk-angguk "iya sih mbak, bener"
Setiap Kita Memandang Langit di Sana Pasti Ada Bintang
Friday, 19 October 2012![]() |
| pict from here |
Kata-kata itu ku jadikan signature emailku di yahoo..
Bahkan saat aku tes magang di salah satu perusahaan telekomunikasi besar di indonesia, aku menuliskannya di saat ada pertanyaan "motto atau semboyan" gitu..
Namun, Setiap temanku yang membacanya pasti pada protes..
Komentarnya:
1. "kalo mendung gimana?"
2. "kalo siang gimana?"
3. "apa sih maksudnya?"
hehehe
Susah Dijelaskan Dengan Kata-kata
Tuesday, 7 August 2012Hm, pernah ga sih kamu mendapat jawaban itu saat menanyakan sesuatu ke orang lain?
Kalo pertanyaannya "bagaimana perasaanmu saat ini?" dan dijawab "susah dijelaskan dengan kata-kata". Its oke, ga masalah. Karena memang namanya perasaan itu kadang hanya bisa dirasakan tanpa bisa diucapkan.
Namun kalau pertanyaannya "kerjaanmu apa? kamu bikin skripsi tentang apa?"
trus dijawab "susah dijelaskan dengan kata-kata"..
Heroic vs Nuts
Monday, 23 July 2012Karena jam kerja selama bulan Ramadhan mundur jadi pukul 08.00 - 15.30, otomatis aku berangkat agak siangan. Biasanya aku naik kereta yang dari Serpong pukul 6.40, sekarang aku naik yang pukul 07.05. Sayangnya hari ini kereta mengalami keterlambatan (lagi).
Saat aku sampai di stasiun Serpong, kereta Api Rangkas Jaya yang jadwalnya pukul 6.50 baru sampai Serpong pukul 07.10. Itupun kereta belum bisa diberangkatkan karena banyak penumpang yang naik di lokomotif.
Semua Karena Cinta
Wednesday, 18 July 2012Jangan Mengeluh Part 2
Thursday, 12 July 2012Namun, kondisi iman yang sering naik turun, tetepp aja aku suka mengeluh :(
Hingga akhirnya ada seorang teman yang memarahiku..
JANGAN SUKA MENGELUH NTAR ALLAH BINGUNG!
Dikasih tempat yang enak, kerjaan menumpuk, ngeluh
Dikasih kesempatan untuk mencari ilmu ditempat lain ngeluh
Trus ga dikasih kerjaan juga ngeluhh
Lha saiki, karepmu piyee???
Aku (Harus) Tetap Bangga Padamu
Saturday, 7 July 2012Apakah sekarang masih relevan? Koes plus bilang "tongkat kayu dan batu jadi tanaman" enno bilang "tanah subur rakyat makmur"
Hufff sekarang kalau ditengok banyak penggundulan hutan, banyak lahan kering yang ga bisa ditanami, namanya aja yang negara agraris, tapi sayur, buah, kebanyakan impor. Mana program swasembada pangan yang dulu dicanangkan???
Aku (harus) tetap bangga padamu...
Hidup semakin susah. Shock aku saat kemarin belanja ke pasar, harga bawang putih naik dari 10.000/kg jadi 16.000)kg (kecil) dan 20.000/kg yang besar. Harga bawang merah naik dari 10.000/kg jadi 16.000/kg.
Harga wortel impor jadi 16.000/kg dari 8000/kg. Harga cabe rawit kecil dari 20.000/kg jadi 30.000/kg. Terakhir belanja ke pasar bulan Mei 2012.
Alasan pedagang karena mau puasa. Buset, emang kenapa kalau mau puasa? Harusnya orang bisa khusuk ibadah, eh malah harus mikirin harga barang. Belum nanti kalau mau lebaran. Fiuhhhh..
Yang susah makin susaahhh...
Aku (harus) tetap bangga padamu...
Miris baca berita tentang kejadian
Kontroversi gedung KPK. Koq ga malu sih ribut2 dengan DPR masalah anggaran? Mbok ya sama-sama adem dulu. Menurutku alasan DPR make sense juga untuk belum menyetujui. KPK adalah badan Ad Hoc yang sewaktu2 bisa dibubarkan. So, demi penghematan, lebih baik tidak membangun gedung. Namun yang bikin tidak masuk akal, hal itu diucapkan oleh badan yang banyak kena kasus korupsi. Udah gitu sempat kena kontroversi terkait pembelian meja kursi impor yang harganya selangit.. Ya manalah orang mau dengar tentang konsep penghematanmu?
Memang sepertinya kecil kemungkinan KPK dibubarkan, karena KPK saat ini menjadi salah satu tumpuan masyarakat Indonesia sebagai badan independen yang memiliki komitmen kuat untuk mencegah maupun menindak korupsi dan pelakunya. Bahkan setauku, pegawai KPK memiliki tekad yang kuat untuk tidak melakukan korupsi dan semangat melakukan penghematan. Jadi, kenapa tidak pinjam gedung-gedung milik pemerintah yang terbengkalai atau yang kurang dimanfaatkan? Banyak koq gedung pemerintah yang mubazir. Tapi syukurlah sepertinya wacana itu sudah ada...
Miris saat tau kalau sekarang ini lebih banyak jabatan politik :(
Aku tau kalau pemilihan menteri dulu jatah-jatahan parpol. Namun aku baru benar-benat terbuka mata kalau dampaknya tidak sederhana saat ada kasus PKS tidak mendukung koalisi dan akhirnya menteri kominfo yang notabene dari PKS diusulkan untuk diberhentikan oleh peserta koalisi yang lain.
Ya ampuuunnn gimana Indonesia bisa bangkit dari keterpurukannya kalau begini caranya. Pelajaran semasa aku sekolah dulu menyebutkan bahwa Menteri itu adalah pembantu presiden. Hak presiden untuk memilih dan memberhentikan menteri. Lha kalau banyak sekali kepentingan politik, pasti menyusahkan presiden untuk memilih "right man in the right place" belum tentu parpol itu memiliki wakil yang kompeten menjadi menteri.. Dan bisa jadi itu alasannya diangkat wakil menteri. Wakil menteri yang diharapkan memang orang yang kompeten di bidangnya untuk mem-back up pekerjaan menteri. Katanya dulu "tenang aja, pengangkatan menteri tidak akan menghabiskan anggaran negara.. (Or whatever lah tepatnya omongannya gimana)" Lha emang menteri-menteri itu mau dibayar pake daun? Kalaupun dibayar pakai uang khan tetap aja itu uang rakyat.. Ga mungkinlah pake uang pribadi presiden or menteri..
Rakyat indonesia ga bodoh-bodoh amat koq untuk bisa tau tentang itu.
Aku juga tahu ada lembaga-lembaga negara yang memainkan politik tingkat tinggi, demi menyelamatkan kedudukan dan perut mereka masing-masing.
Huuff.. Sumpah aku (masih) ingin tetap bangga kepada Indonesiaku.
Aku hidup disini, aku punya keluarga disini, aku beribadah disini. Namun sekarang aku pesimis untuk kebangkitan Indonesia. Aku gerah baca berita yang sepertinya jarang sekali menampilkan hal-hal bagus ataupun pencapaian kinerja pemerintah yang layak ditiru.
Bahkan sekarang ada wacana bahwa Indonesia memiliki ciri-ciri sebagai negara gagal.
Selain itu, sekarang kerusuhan dimana-mana. Kondisi papua mencekam. Aceh tidak aman. Jakarta tidak jauh beda meski tidak kentara..
Harga barang melonjak tinggi, tarif angkutan umum juga semakin naik tanpa dibarengi dengan perbaikan fasilitas, biaya sekolah terutama kuliah semakin membumbung tinggi. Biaya dokter, obat, dan rumah sakit juga semakin mahal. Jargon "Orang miskin tidak boleh sakit" memang benar adanya.
Banyak pedagang atau orang-orang yang memanfaatkan berdagang dengan cara yang tidak jujur. Entah pake formalinlah, bikin bebek goreng dengan dicampur parasetamollah, bikin siomay dengan ikan yang sudah busuklah, dsb..
Bahkan menjaga hidup sehat di Indonesia aja susah.
Namun, bagaimapun juga tetap tumpah darahku. Dimana bumi dipijak, disitu langit dijunjung. Indonesia dari ujung pulau sampai tengah hutan memiliki kekayaan yang sangat banyak. Dari puncak gunung hingga dasar laut dapat menghidupi rakyatnya bahkan dunia. Hanya karena kerakusan manusia, maka alam Indonesia tidak dijaga dan dilestarikan dengan baik, hanya kadang terlalu dimanfaatkan dengan maksimal..
Wahai rakyat Indonesia, buka mata! Bangkitlah! Kalau anda tidak bisa merubah negara, minimal berubahlah dari diri sendiri.. Ingat nasihat Aa gym. Mulai dari diri sendiri, mulai dari hal kecil, dan mulai dari sekarang. Semakin banyak orang yang memiliki kesadaran memperbaiki diri, semakin besar kemungkinan Indonesia bisa bangkit dari keterpurukan ini.
Salam satu jiwa, bangkitlah Indonesiaku!
Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...!
Move On
Wednesday, 4 July 2012Seringkali aku mendengar kata-kata itu, tapi nyatanya aku sendiri tidak siap untuk menjalani perubahan itu.
Sudah 8 tahun sejak aku diterima bekerja di kantor ini, aku masih berkutat di unit kerja yang sama, dan tanpa adanya penambahan ilmu. *ngeekkk
padahal kalo diibaratkan anak, usia 8 tahun sudah sekolah kelas 3 dan udah pinter banget.
So, it's time for rotation...
Setelah merasakan kegalauan beberapa bulan terakhir, akhirnya tiba saatnya aku menerima SK mutasi.
Sedih? jangan ditanya..
Itu pasti!
Ada seorang teman yang nanya, koq kamu ga sedih or kelihatan sedih sih? dan aku hanya bisa bilang "masanya sudah berlalu" hihihihi
Namun aku bohong..
Empati
Thursday, 31 May 2012Kesal? Jengkel? Marah?
Bahkan sampai saking marahnya, kamu tidak bisa berkata-kata?
Sering aku kesal dengan para perokok yang dengan seenak udelnya merokok di dalam gerbong kereta pengap yang membawaku berangkat atau pulang kerja.
Pengen aku marah dan berteriak kepada mereka "Hoi, kalo mo bunuh diri, jangan ajak-ajak orang lain dong!!" atau "Heh udah tau kereta penuh, ga ada udara, masih aja ngrokok! Ga lihat apa ada larang merokok di dalam kereta!" kali lain pengen aku ngomel "oke, merokok memang hak kalian, tapi kami lebih berhak untuk menghirup udara segar dan sehat. Lebih banyak yang tidak merokok di banding kalian!!" Tapi sayangnya aku tidak bisa berbuat apa-apa. Aku tidak cukup berani untuk itu. Aku takut membuat mereka marah.
Makanya aku sangat senang kalau ada pemuda yang sadar untuk langsung mematikan apinya saatku mengibaskan tangan tanda aku terganggu dengan asap mereka.
Saatku Mengandung
Wednesday, 14 March 2012Hingga suatu saat, kepala biro di tempatku kerja (almarhum) bilang kepadaku "kenapa tidak siap? Semua itu sudah kehendak Allah. Dan Allah pasti akan memberikan yang terbaik buat hambaNya"
Kemudian aku tergerak untuk program lagi dengan suamiku. Aku ingin hamil lagi.
Cerita Najjah
Wednesday, 22 February 2012Kenalkan namaku najjah.
Izinkan aku cerita yaaaa
Hari jumat kemaren, tiba2 pelipisku berdarah. Ga banyak sih, kayak digigit nyamuk gituuu. Tapi abis itu badanku panas tinggi banget. Ummiku bingung, trus aku di bawa ke puskesmas. Di puskesmas, aku cuma dikasih paracetamol ama dokter, trus aku disuruh pulang dehh. Ehh, koq pas malem hari aku ga bisa mik susu, aku ga bisa nangis, en aku lemaahh banget. Ummi bawa aku ke UGD RSUD Pasar Rebo. Tapi berhubung ayah ga punya uang buat DP, aku ditolak ama RSUD Pasar Rebo. Trus aku dilarikan ke RS Harapan Bunda Pasar Rebo. Oya, ayahku satpam kontrak di Pulogadung Trade Center, sedangkan ummiku ibu rumah tangga.
Menghargai Diri Sendiri
Thursday, 9 February 2012Mungkin beberapa dari kita terlalu sibuk berusaha menghargai orang lain, tapi bahkan lupa untuk menghargai diri sendiri.
Padahal bagaimana kita mau dihargai orang lain, jika menghargai diri sendiri aja ga bisa?
Seringkali aku marah dengan perilaku orang yang merokok di kendaraan umum. Orang-orang itu bukan hanya tidak menghargai orang lain, tapi dia juga benar-benar tidak bisa menghargai diri sendiri. Para perokok itu telah meracuni diri sendiri dan orang lain. Udah gitu, dengan merokok di tempat umum tentu dia akan disumpah serapahin orang lain. Merendahkan diri banget, rela diomeliin orang.. Kalo mo bunuh diri, kenapa harus ngajak orang ya?
Diberi sesuatu yang sehat dan baik adalah hak tubuh kita lho..
Cerita Kereta Langsam "ku"
Thursday, 26 January 2012Hanya kata itu yang bisa kuucapkan saat harus naik kereta ekonomi yang ada lokomotifnya (langsam) baik pulang atau berangkat kantor.
Di kereta itu ada banyak kejadian yang kadang membuatku terenyuh, dan bahkan keseringan membuatku kesal.
![]() |
| "saat penuh" picture from here |
Betapa tidak, dalam kereta 12 gerbong yang tiketnya hanya 1500 ini terlalu banyak ragam peristiwa yang terjadi. Dari banyaknya pedagang yang sangat lentur badannya sehingga tetep bisa menyempil di tengah kerumunan penumpang yang bahkan buat bernapaspun sulit, sebagian besar penumpang yg tidak mau beli karcis dan lebih memilih naik di atas kereta or bayar di atas yang notabene hanya 1000 rupiah, dan tingkah laku penumpangnya yang amat sangat uneducated :(
Awalnya bagi yg tidak bayar tiket, aku byk maklum, karena kupikir emang mereka tidak mampu. Lumayan khan selisih 500 rupiah, or bahkan mungkin karena tidak keburu beli tiket saat kereta sudah datang seperti yang sering kualami *buka aib
Tapi ternyata, aku salah!
Long Distance Relationship (LDR)
Sunday, 20 November 2011aku tidak bisa membayangkan jikalau itu terjadi kepada keluargaku sendiri. Maybe I'm not strong enough to survive :)
Satu-satunya masa saat aku harus meninggalkan suami dalam jangka waktu lama adalah saat aku cuti bersalin karena aku ingin melahirkan di Kediri, deket ortu. Itupun suami dalam sebulan bisa bolak-balik 2x..
Selama itu tenyata kami tidak baik-baik saja.. Komunikasi kami tidak bisa intens. Itu karena suamiku bukan tipe orang yang suka smsan or nelpon. Begitu juga aku, saat aku capek ngurus ayra dan mau tidur, trus suamiku telpon, kadang aku jadi kesel..
Pernah suatu pagi2 suamiku telpon nanyain kenapa sms semalem ga dibales. Aku ngotot udah dibales dong "udah dibales khan.." "Emang balesnya apa? mas ga bisa baca.." "Ad khan bls 'udah tidur'" "coba lihat lagi" kata suamiku..
Dan ternyata pas aku cek sent itemnya, sms yg terkirim adalah "tdag thdtp" hahaha ternyata saking ngantuknya, aku sms ngawur...
Paket Mangga
Friday, 18 November 2011Pernahkah anda bermasalah dengan paket??
Saya minum duaaaa!!! *ga nyambung
Bulan lalu di siang hari, tiba2 aku mendapat sms "pak, saya mau kirim paket, kantornya kalo dari Semanggi ke mana ya?"
Bengong. Trus mikir, paket opo ya? Perasaan aku ga lagi belanja onlen..Apa aku menang sesuatu?hehe
Tapi koq ya manggilnya pak, bukan bu?syukur-syukur mbak.. Ah paling salah kirim
Trus aku bales "paket apa ya?"
Dann sampe sore ga ada balesan.
Sore harinya pk sktr 16.30 ibuku telpon. Setelah ngobrol ngalor ngidul baru ibuku bilang kalo kirim mangga kemaren. Waduhh, kalo gitu aku harus segera ngecek ke bagian umum. Kali aja paketnya udah dateng. Kalo enggak di bawa sekarang bisa busuk ntar. Soale besok weekend.
Segera setelah aku menutup telp, aku ke biro umum berharap mereka belom pada pulang. Eh tnyt pas nyampe sana paket belm dateng ( ˚̩̩̩╭╮˚̩̩̩ )
Keesokan harinya ibuku maksa aku ke kantor untuk ngambil mangganya. Takut busuk alasannya. Aku maless dongg.. Belom tentu juga paketnya udah dateng. En bener pas aku telp ke kurir yg waktu sms aku, paketnya emang masih blm dikirim. Bodohnya, alasan dia ga ngirim paket hari jumatnya, karena macet!! Waks, kalo ga mau macet buka aja kios buah pinggir jalan pakkk *gondok
Tapi akhirnya dia minta alamat rumahku, en katanya mo dikirim ke rumah aja..
Hari minggu ibuku masih terus2an telp dan ngomel2 nanyain mangganya..
Seninnya, saat di kantor ternyata mangganya belom dateng dan aku masih terus diomelin ibuku, akhirnya aku berhasil menghubungi kantor pusat ekspedisi. Saat dicek nomor resinya, mereka bilang kalo paket udah dikirim.
Aku: Dikirim ke mana pak?
CS: ya ke alamat ibu
Aku: alamatnya dimana?
CS: ya yang ada dialamat paket?
Aku: menceritakan masalahnya
CS: ohh gitu ya bu? Saya cek dulu deh "duhh ngelus dada, knp td asal njeplak aja? Bukannya harusnya keliatan track record paketnya??
Aku: minta tolong ya mas, emang sih harga paketnya ga seberapa, tapi nilainya itu yg tinggi. Itu mangga dari pohon sendiri pak..
CS: iya, iya, bu nanti akan saya kabari
Akhirnya CSnya telp ke aku kalo paket udah d BSD sejak minggu, dan katanya udah dua kali ke rumah tapi ga ada orang.. Aku bingung dong, perasaan mbaknya dan ayra ada dirumah teruss..
Trus CSnya ngasi no yg di BSD untuk confirm lgs. Oya,sebelumnya dia nanya kurirnya namanya sapa, tapi aku takut dia dilaporin ke bosnya dan kurir itu dipecat.. Soale pas sebelumnya aku telp dia, dia bilang kalo masalah paketku udah dieskalasi ke supervisornya, dan that means dia udah menjalankan tanggung jawabnya :(
Setelah dapet no telp yg di BSD, aku lgs telp orangnya
Aku: maaf pak saya mau nanya paket saya dengan no resi sekian
CS: o iya bu, kemaren minggu udah dikirim tapi ga ada orang di rumah, trus hari ini juga udah kami kirim lagi 2x, tapi ga ada yg bukain pintu..
Aku: ah masak? Kemaren emang kami pergi, tapi hari ini anak saya ada dirumah 24 jam.
CS: tetap ngeyel..
Aku: trus bisa dikirim lagi kapan pak? Sekarang bisa?
CS: sekarang udah sore bu, udah ga ada pegawai.. Ibu rumahnya di blok E 5 no 16?
Aku: bukan pak, di E2 no 46
CS: o ya, di E5 no 46
Aku: bukan pak, tapi di E2
CS: o pantes tadi di koq ga ada orang..tapi disini tulisannya begini bu..
Aku sempet cek lagi sms yg ku kirim buat kurir sebelumnya, takut aku salah kirim.. Tapi ternyataa aku bener koq nulisnya
Aku: ya udah kalo gitu besok tolong dikirim pagi2 ya pak
CS: emang kalo siang kenapa bu?
Aku: ya itu khan mangga pak isinya. Harusnya udah dari jumat nyampe ke saya, tapi malah ga dikirim
CS: ya tapi ini khan emang karena alamatnya salah
Aku (udah mulai bertanduk) : ya berarti harusnya sabtu dikirim lagi khan ke kantor? Dikantor pasti ada satpam. Lha ini buktinya baru Minggu dikirim ke BSD (aku kerja di jakarta). Kalo busuk ya apa gunanya dikirim dari kampung? Mending saya beli disini aja..
CS: masih ngeyel
Aku (nyerah) : ya udah deh pak, di kirim besok siang gpp deh. Lusa juga gpp. Ga usah dikirim juga gpp.. Tunggu aja, paling ntar saya nulis di Koran!!
CS: oke deh bu, besok kami kirim pagi
Aku: makasih pak..
Wow ternyata dia baru jiper setelah kuancam masuk koran. Ternyata koran masih jadi ancaman terhebat..
Besoknya pas aku di kantor, di smsin ama mbaknya. Bu, mangga udah dateng tadi pk 10.00
Aku tersenyum bahagia
" Tolong dibuka ya mbak, pisahin yg busuk biar ga nular" SEND
Sesampainya di rumah, mangga yg dikirim ternyata 11 kg dengan isi sekitar 36 biji dan yang busuk 7,5 biji :(
Aku ga jadi nulis di koran dengan alasan kemanusiaan, dan beberapa hari kemudian baru kutau saat ibuku telp, blio bilang kalo itu mangga terakhir kami karena pohon yg di belakang rumah udah ditebang untuk dibangun rumahnya (-̩̩-̩̩͡_-̩̩-̩̩͡)
Huhuhu meski sedih, tapi alhamdulillah kami (aku, mas dodo, ayra, dan mbaknya) masih bisa mencicipi mangga terakhir itu...
Pe Er Sulit
Friday, 4 November 2011Seperti biasanya, hal-hal klise terjadi! SYUSSAAHHH BANGET ngasi penilaian.. Kenapa??
Karena bagiku setiap kisah memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing...
Sekarang aku berusaha melihat, meraba, dan menerawang masing-masing kisah, untuk kemudian didiskusikan ama mbak puteri yang lebih berpengalaman menilai sesuatu pastinya untuk menentukan pemenangnya :)
Semoga aja nanti hasilnya tidak mengecewakan :(


