Jawalah Indonesiaku!!!
Friday, 8 March 2013Dulu ada temenku yg sering yel-yel gitu. Lha saking banyaknya ketemu orang jawa di Jakarta :d
Then, aku juga sering yel2 gitu kalo lagi ngeledek temenku yg bilang "roaming-roaming" saat aku berbahasa Jawa dengan teman yang lain..
Aku bukan tipe orang yang fleksibel dalam berbahasa. Kalau ngobrol dengan si A yang dari Jawa, aku pasti langsung ngeset bahasa yang kupakai adalah "Javanese Languange". Meski disitu banyak orang lain yang notabene ga bisa bahasa Jawa dan bakal tersinggung kalo aku ngobrolnya pake bahasa Jawa hanya dengan si A, tapi koq rasanya aneh yha kalau aku jadi pake bahasa Indonesia saat ngobrol ama A..
Beda ama kakakku.. Dia justru orangnya sangat fleksibel. Saking fleksibelnya dia gampang terpengaruh dengan bahasa sekitar. Tiga bulan di Surabaya ngomongnya langsung logat Surabaya, 2 bulan di Jakarta, ngomongnya lu guwe.. Bahkan pernah dia ngomongnya jadi ber-english ria gara2 saat di call center dia nerima customer pake bahasa Inggris.
Negeri Para Pencela
Monday, 25 February 2013Jika pernah, sadarkah kalian kalo pada sebagian besar berita pasti banyak komentar2 yang saling mencela dan menghina?
Jika belum pernah, coba deh perhatikan dari sekarang. Terutama untuk berita politik, kebijakan pemerintah, dan yang berbau kontroversi.
Pernah suatu ketika ada berita tentang Farhat Abbas yang akan mencalonkan diri menjadi presiden. Ga nyampe 2 jam dari jam upload berita tersebut, komen yang ada udah sekitar 300 lebih, dan 90 persen menghina blio..
Heroic vs Nuts
Monday, 23 July 2012Karena jam kerja selama bulan Ramadhan mundur jadi pukul 08.00 - 15.30, otomatis aku berangkat agak siangan. Biasanya aku naik kereta yang dari Serpong pukul 6.40, sekarang aku naik yang pukul 07.05. Sayangnya hari ini kereta mengalami keterlambatan (lagi).
Saat aku sampai di stasiun Serpong, kereta Api Rangkas Jaya yang jadwalnya pukul 6.50 baru sampai Serpong pukul 07.10. Itupun kereta belum bisa diberangkatkan karena banyak penumpang yang naik di lokomotif.
Hukuman apa cobaan?
Monday, 19 March 2012Kebetulan saat itu berbarengan dengan seorang ibu yang sedang menerapi anaknya yang hydrocepallus.
Dalam usia yang udah memasuki setahun, anak itu belum bisa apa2. Bahkan menangisnya pun masih seperti anak berumur 3 bulan, yang belum kencang. Badannya kecil dan kurus banget. Ah aku sangat bersyukur ayra bisa lahir dan tumbuh sehat, meski ancaman hydrocepallus itu menghantuiku saat ku hamil.
Kembali ke cerita, ayah anak itu adalah seorang polis*. Aku sangat salut sama sang ibu, karena kulihat dia sedang hamil 7 bulan. Wah kalo aku jadi dia, aku pasti trauma untuk hamil selama beberapa waktu :(
Tidak Ada Alasan untuk Mengeluh
Sunday, 26 February 2012Sungguh keputusan itu melalui pergolakan batin yang cukup panjang selama beberapa bulan.
Dan semenit setelah benda itu berpindah tangan, aku menangis. Sungguh memalukan menangis di depan seseorang yang mengantarku saat itu, yang bahkan orang itu bukan siapa-siapaku.
Beberapa menit kemudian, meski aku lega telah melakukan hal yang kuanggap benar, namun di bagian lagi hatiku aku merasa "marah" kepada Allah. Kenapa Dia memberiku cobaan seperti ini? Tak bisakah dia mengizinkan aku tetap memiliki benda itu dan memberikanku rezeki lewat jalan lain?
Namun sepertinya memang itu yang terbaik untukku. Hanya itu jalanku satu-satunya.
Emak-emak pun Tetap Nge-Blog
Friday, 24 February 2012
"Kamu siapa?" "Aku nia"
"Maksudku, siapa dirimu?"
"Lho, emboh (tidak tahu) aku yo gak ngerti. Tauku cuma 'aku nia'"
"Makanya ngeblog dong biar kamu tahu siapa dirimu lewat tulisanmu"
O iyaa, aku pernah baca tagline blogger "Menulislah, maka kamu akan tahu siapa dirimu". Bisa jadi aku pun akan mengenali siapa diriku sebenarnya.
"Kamu ngapain?"
"Aku bingung nih"
"Ngapain bingung?"
"Foto anakku berceceran, kadang lupa nyimpen dimana. Nih lagi kucari satu-satu, sekalian mengingat momen fotonya"
"Bikin blog foto anak saja. Khan sekalian tuh kamu bisa punya backup tempatpenyimpanan foto online! Udah gitu kamu bisa nulis cerita dikit lagitentang foto itu. Lumayan juga kalo ntar sikecil udah besar, dia bisamengingat masa kecilnyaa"
O iyaaa ide yang bagus, blog khan bisa jadi album kenangann :)
Menghargai Diri Sendiri
Thursday, 9 February 2012Mungkin beberapa dari kita terlalu sibuk berusaha menghargai orang lain, tapi bahkan lupa untuk menghargai diri sendiri.
Padahal bagaimana kita mau dihargai orang lain, jika menghargai diri sendiri aja ga bisa?
Seringkali aku marah dengan perilaku orang yang merokok di kendaraan umum. Orang-orang itu bukan hanya tidak menghargai orang lain, tapi dia juga benar-benar tidak bisa menghargai diri sendiri. Para perokok itu telah meracuni diri sendiri dan orang lain. Udah gitu, dengan merokok di tempat umum tentu dia akan disumpah serapahin orang lain. Merendahkan diri banget, rela diomeliin orang.. Kalo mo bunuh diri, kenapa harus ngajak orang ya?
Diberi sesuatu yang sehat dan baik adalah hak tubuh kita lho..
Tiga Kata Ajaib
Sunday, 22 January 2012Kenapa bisa beg beg gitoo??
Yahh meski itu hanya kata2 yang sederhana, tp memberikan makna yang sangat dalam untuk orang yang kita ajak bicara.
Terima Kasih
Pernahkah kamu kesal saat kamu membantu orang, tapi alih-alih dia memberimu balasan, bahkan sekedar tersenyum or mengucapkan terima kasih pun tidak!
Trus apakah itu berarti kalo kamu tidak ikhlas? Belum tentu!
Manusiawi, setiap orang butuh penghargaan. Bukan berarti kamu tidak ikhlas dan ingin balasan, tapi kalo orang yang kita bantu mengucapkan terima kasih, tentu hati kita akan membuncah dan kita akan lebih semangat membantu orang.
Membantu orang merupakan kebahagiaan tersendiri.
Ahh itu beda dengan riya (pamer) lho ya..
Pernah suatu ketika, ada ibu2 yang meminta aku untuk merelakan tempat dudukku di kereta untuk ibu2 lain yang sedang hamil. Saat aku udah berdiri, dan ibu berhasil dapat duduk, jangankan mengucapkan terima kasih. Tersenyumpun tidak. Waktu itu aku tidak ambil pusing karena toh itu kewajibanku memberi tempat ke ibu hamil. Aku hanya kaget saat ibu2 yg berdiri disebelahku mengucapkan terima kasih kepadaku. Padahal diapun tidak kenal dengan ibu2 yang kukasih tempat duduk.
Deg! Aku kaget, ternyata masih ada orang yang sangat menghargai arti "terima kasih", dan perasaanku jadi bahagia.
Maaf
Seringkali aku kesal dengan orang yang tidak sengaja menginjak kaki atau mendorong2 di kereta. Kadang saat mereka mendorong, mereka tidak mengucapkan maaf atau permisi, malah sengaja menyingsingkan lengan baju.
Beeuuhh rasanya pengen ku marah-marahin aja orang itu.
Trus lagi, ada berapa pasangan suami-istri yang saling meninggikan ego, tidak ada yang mau meminta maaf saat bertengkar? Mereka masing2 tidak ada yang merasa salah dan mau mengalah. Wedewww sumber perpecahan tuh.
Disisi lain, ada juga yang dikit-dikit bilang "maaff.. Bukannya saya mau bla bla bla" inget sinetron bajaj bajuri. Itu berarti orangnya ga enakan..
So, maaf adalah kata2 yang sangat penting untuk mengungkapkan perasaan bersalah, menyesal, or bahkan hanya untuk alasan kesopanan. Jika memang melakukan kesalahan, berbesar hatilah! Ucapkan maaf.. Meski mungkin korban kesalahan kita tidak mau memaafkan, dan malah memaki-maki, berarti dia bukan orang yang berjiwa besar.
Kita harus mudah mengucap maaf, memberi maaf, dan jangan menyimpan dendam. Dendam hanyalah sumber penyakit hati.
Tolong
Weehhh ini lagi. Kata yang cuma 6 huruf ini juga syuussaaahhh bgt keluar dari mulut mungil kita. Kita malah lebih lancar mengucapkan sumpah serapah berpuluh2 kata dibanding satu kata ini.
Kata 6 huruf ini sangat ajaib lho. Bisa mengubah kalimat perintah menjadi kalimat permohonan yang berpengaruh ke psikologis orang yang diajak bicara.
Bandingkan "Mbak, ntar bersihin kamar mandi ya" dengan "Mbak, ntar tolong bersihin kamar mandi ya"
Kalimat kedua tentu lebih enak didenger. Trus berimbas ke jawaban si Mbak. Kalo asalnya dia bilang "ya bu" dengan singkat, saat kita bilang "tolong", dia pasti jawabnya "ya bu" dengan cengkok dangdut :)
Meski kita meminta seseorang untuk melakukan kewajibannya, atau kita meminta sesuatu yang menjadi hak kita, saat kita mengucapkannya dengan kata "tolong" pasti akan lebih indah, dan orang tersebut akan lebih ikhlas dalam melakukan apa keinginan kita ;)
Sudahkan anda membiasakan mengucapkan 3 kata ajaib itu??
Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...!
Teman macam apa aku??
Wednesday, 5 October 2011ada temen hamil, aku yang paling akhir tau..
ada temen yang dapet beasiswa, aku ga tau..
padahal mereka termasuk temen deketku..
duhhh sedih banget...
bukan aku ga perhatian ya kawan..
maafkan aku :(
semoga semua lancar jayyaaa
Malas lazy ogah enggan
Tuesday, 4 October 2011
"Bisa sih kalo diusahain.. Males sih.."Itu sepenggal percakapan dua orang cewek yg kudenger saat turun dr kereta kemaren pagi (dasyar tukang nguping *ctarrr)
Gak tau mereka lagi bahas apa..
Sejenak ku tertegun. Cuma sejenak sih, karena musti buru2 nyebrang.. Sering banget aku ngomong gitu. "Bisa aja sih kl dikerjain, tapi males" "harusnya aku bisa dapet lebih dari ini kalo kemaren aku berusaha lebih" dsb dsb
Hal seperti itu terjadi lagi lagi dan lagi
Pernah denger seseorang komen "di indonesiia ini sebenernya ga ada orang bodoh. Hanya saja mereka malas, makanya jadinya seperti ini" itulah yang membedakan indonesia dengan negara maju seperti jepang.
Happy 15 month ayra sayang
Sunday, 2 October 2011Yeayyyy happy ulbul sayang, moga tambah pinter, sholehah, nurut en berbakti ke orang tua, en sehat selalu.. آمِيّنْ... آمِيّنْ... يَ رَ بَّلْ عَلَمِيّنْ
Kehidupanku tidak akan pernah sama saat ada ayra..
Bahagiaa saat denger celoteh ayra "num..num.. (Minum) Dah..dah.. (Udah) Dadahh.. Ni..ni..(Ini) dak..dak..(Tidak) ama nyom..nyom..(Bisa makan bisa minum)"
Kosakata baru dia minggu ini adalah "ini" dan "tidak"
Sejak dititip ke tpa, ayra udah bisa bilang "door" saat nyanyi lagu balonku dan bisa menengadahkan tangan en usap muka saat denger orang berdoa..
ayra juga udah mulai ngeyel sisiran sendiri, minta pasta gigi dan gosok gigi sendiri.. Nah, kalo yang terakhir malah bikin kesel karena pasti pasta giginya malah dimakan en dia gak bakal mau digosokin giginya. Waduh nakk gigimu udah mulai kuning :((
Cuman yang bikin sedih, ayra blm bisa jalan..
Untuk ibuku dan anakku
Thursday, 25 August 2011Wahai anakku, maafkan umi jika umi sering jengkel dan marah karena merasa kamu gak mau dibilangin, suka merajuk yang ga jelas, dan marah-marah saat gak mendapatkan apa yang kamu inginkan. Itu bukan karena umi gak sayang ama kamu, tapi karena umi putus asa belum bisa mencerna apa yang kamu inginkan..
Wahai ibuku, maafkan aku bila saat ku kecil dulu tidak mau disuruh tidur dan tetap terjaga hingga malam hari untuk mengajakmu bermain. Itu bukan karena aku nakal dan tidak mengerti kalo ibu capek setelah seharian bekerja dan butuh istirahat, tapi karena aku masih kangen sama ibu setelah seharian ditinggal, besok pagi ibu udah berangkat pagi-pagi lagi. Kalo cuma sabtu-minggu aku gak puas bu..
Wahai anakku, maafkan umi ya bila umi suka marahin kamu karena gak mau disuruh tidur padahal hari udah larut. Itu bukan karena umi gak sayang kamu. Umi cuma takut perkembangan kamu nanti terganggu karena proses terbaik perkembangan otak hanya terjadi saat kamu tidur. Itupun kalo kamu tidurnya di bawah pukul 10 malam..
Wahai ibuku, maafkan aku bila saat ku kecil dulu aku suka marah saat ibu ngobrol ama orang lain. Itu bukan karena aku nakal, tapi aku juga ingin diperhatiin ama ibu. Aku ingin juga diajak ngobrol ama ibu meski aku belum bisa bicara. Untung aja jaman dulu belum ada hp, jadi ibu gak bisa nyuekin aku lama-lama..
Wahai anakku, maafkan umi yang sering telpon-telponan, smsan, facebookan, bbman, bahkan ngegame. Itu bukan karena umi kesel melihat tingkah polahmu. pun bukan karena umi gak mau maen sama kamu. Itu murni kesalahan umi.. umi keasyikan ama gadget umi sekaligus itu cara umi istirahat dari rutinitas umi setiap hari yang harus bekerja, pergi pagi pulang malam..
Wahai ibuku, maafkan aku bila saat ku kecil dulu aku suka susah makan. Itu bukan karena aku nakal, tapi karena aku belum bisa bilang ke ibu kalo aku lagi ga enak badan, aku gak bisa bilang ke ibu kalo gigiku lagi sakit, aku ga bisa bilang ke ibu kalo kadang aku bosen dengan makanan itu, dan kadang aku juga ingin makan sambil jalan-jalan seperti temen-temenku yang lain..
Wahai anakku, maafkan umi yang sering marah saat kamu tidak mau makan. Itu bukan karena umi adalah ibu yang galak dan tidak sayang sama kamu. Tapi karena umi tau, kalo kamu menolak makan kamu akan jatuh sakit. maafkan umi yang belum bisa mengerti bahasa planetmu sayang..
Wahai ibuku, maafkan aku bila saat ku kecil dulu aku suka membuatmu capek dengan polah tingkahku yang ga bisa diem, yang suka membuat rusuh rumah, yang sering membuatmu meneriakiku karena takut aku jatuh dan terluka. Itu bukan karena aku nakal dan tidak bisa diatur. Aku hanya ingin tau tentang barang-barang yang ada disekelilingku. Aku ingin bisa memencet tombol televisi sendiri, aku ingin belajar biar bisa berdiri sendiri, aku ingin membongkar kotak mainanku sendiri. Aku senang kalo dikelilingin sama banyak mainan yang berwarna warni dan lucu-lucu..
Wahai anakku, maafkan umi jika sering marah karena kamu suka membuat rumah kecil kita seperti kapal pecah. Umi marah saat kamu memberantakin dompet umi lalu mengambil dan mainan uang umi. Itu bukan karena umi menganggapmu nakal dan susah diatur, umi tau kamu hanya ingin mengeksplorasi syaraf motorikmu, tapi umi hanya ingin supaya kamu belajar untuk mulai memiliki rasa tanggung jawab membereskan apa yang telah kamu mulai. Itu kelak akan sangat berguna saat kamu tumbuh dewasa kelak. Selain itu umi juga takut kamu sakit karena memasukkan tangan kecilmu ke mulut setelah memegang uang. Uang itu kotor sayang..
Wahai ibuku, maafkan aku jika saat ku kecil sering membuatmu marah dengan segala tingkah lakuku yang menurutmu sangat tidak masuk akal. Aku suka marah-marah gak jelas saat keinginanku gak diturutin, aku sering teriak-teriak untuk melatih suaraku, aku sering gak bisa diem saat aku sudah mulai bisa bicara, aku sering kabur ke luar rumah dan lari-lari saat aku udah mulai bisa jalan. Itu bukan karena aku nakal, tapi karena aku kadang tidak bisa mengerti apa yang ada dipikiran ibu. Aku hanya ingin bermain dan bersenang-senang ibu..
Wahai anakku, maafkan umi yang sering meneriakimu dalam setiap tingkah lakumu. Itu bukan karena umi ingin menghambat kreativitasmu. Tapi karena umi tidak ingin melihatmu celaka..
Untuk ibuku dan anakku, maafkan aku jika banyak hal-hal yang sering membuat kalian marah dan kecewa sama aku. Sungguh aku hanya manusia biasa, yang terus belajar untuk bisa membuat kalian bangga telah memiliki aku...
“Cerita ini diikutsertakan dalam kontes Bahasa Cinta di Atap Biru”
Pernikahan
Wednesday, 17 August 2011Becandaan dari seorang instruktur waktu aku diklat adalah "Pernikahan itu ada sesuatu yang kalo di luar orang pengen cepet-cepet masuk, tapi kalo udah di dalam orang pengen cepat-cepat keluar" hehehe
Bicara ttg nikah seperti orang bicara cinta ga akan ada habisnya. Banyak orang nikah karena saling cinta. Tapi gak sedikit yang nikah karena alasan lain. Entah dijodohin(masih jaman gak sih?), karena MBA (married by accident) or sebab lainnya.
Dulu ada seorang temen yang sulit saat memutuskan mau nikah. Dia bimbang dari beberapa sisi. Sehingga ada jargon dari kami yaitu dalam memutuskan untuk menikah, kita harus menyeimbangkan antara logika dan perasaan. Kenapa? That's so simple answer.. Orang ga bisa hanya hidup dengan cinta. Perut harus makan, suami harus kerja, dan harus memikirkan langkah selanjutnya setelah nikah. Nikah is only the beginning. Tapi disisi lain, ga mungkin dong orang nikah tanpa cinta.. Saat orang cinta, tingkat toleransinya tinggi. Mereka akan dengan suka rela memahami eah other. Saling mengingatkan dan memaafkan saat ada kesalahan dalam proses pembelajaran.
Nikah dengan adanya cinta aja susah, apalagi kalo gak ada? Secara kita manusia, bukan robot :D
Saat dulu aku mau nikah, bosku bilang "meski kamu di depan penghulu,sesaat aja kamu ngerasa tidak yakin, lebih baik kamu mundur.Meski itu nanti bakal nyakitin orang tua dan mereka akan malu, its ok. Mereka pasti akan nerima.
Ibuku juga pernah memberikan nasihat ga mungkin bisa menemukan orang sempurna. Tapi kamu pasti akan menemukan orang yang kamu sreg!
Setelah nikah, permasalahan yang sering banget timbul perselingkuhan. Ada banyak alasan orang berselingkuh. Banyak orang yang meski udah punya pasangan yang perfect (istri cantik, bisnis sukses, kehidupan sex bagus) tetep aja selingkuh. Aku kadang juga heran dengan mereka. Apa yang mereka cari? Sepertinya mereka hanya ingin having fun. Emang ada beberapa orang yang senang dengan kegiatan yang memicu adrenalin. Bahkan ada temen yg bilang kalo s*x yang dilakukan dengan orang lain, bukan pasangan yang sah emang ada sensasi tersendiri. Bang roma aja pernah bilang dosa itu kenapa yang enak-enak ya? Hehe
Ada temenku yg bilang kalo selama nikah dia sering diselingkuhin ama suaminya, Meski ga nyampe ada perselingkuhan fisik. Hingga dia ngasi nasihat ke aku "kita gak akan tau gimana suami kita saat diluar. Senjata istri hanya doa. Berdoa yang banyak, biar rumah tangganya samara dan bisa jadi istri yang solehah.
Memang sih kita harus punya sabar yang sangat luas. Kita nikah dengan manusia tempatnya salah dan dosa. Bullshit itu dongeng2 fairytale yang bilang nikah trus happily ever after.. Yang penting kita selalu ingat dengan alasan dan tujuan kita nikah untuk apa. Akan lebih baik kalo nikah itu niatnya karena Allah. Biar kita ada tempat bersandar saat ada masalah. Biar kita kuat, sabar, dan ikhlas saat ada masalah. Belajarlah mencintai tanpa syarat supaya kita tidak dikecewakan. Kita memberi tanpa pamrih untuk pasangan yang kita cintai dan sayangi. Perkuat pondasi pernikahan boiar kalo badai kita we still can stand. Meski banyak pernikahan yang gagal, tapi lebih banyak lagi yang berhasil.
Insya Allah, Allah selalu mempermudah niat baik seseorang untuk membentuk keluarga samara amien.
Balada Tukang Bubur Sumsum
Wednesday, 25 May 2011TL means berangkat sianggg
Lumayan khan punya beberapa jam barengan ama si kecil Ayra...
Berhubung udah telat berangkatnya, jadinya ketinggalan KRL ekonomi jam 8 kurang 10 deh. Dan terpaksa naek Langsam odong2 :(
Nyampe stasiun palmerah udah pukul 9 kurang seperempat. sambil jalan aku berpikir enaknya beli apa ya buat camilan ntar (secara ibu menyusui gampang banget lapernya :( )
Akhirnya aku putusin buat beli bubur sumsum.
Pertama kali aku beli bubur ini karena kasian lihat penjualnya. diantara penjual makanan yang mangkal dideket pintu gerbang kantor, dia yang paling sepi pembeli..
Kali kedua aku juga beli karena kasian (toh buburnya juga gak begitu enak pas kemaren beli)
eh koq sekarang rasanya enak...
jadi pembelian berikutnya karena udah mulai berasa enak plus sedikit kasian.
Mana pas hari minggu kemaren aku lihat dia lagi jalan ampe ke semanggi dorong2 gerobak buburnya dengan dandanannya yang khas (kaos lengan panjang warna hitam yang dirangkap ama kaos lengan pendek, topi dan kalungan handuk di lehernya). Waktu itu aku berfikir "wah bapak ini jauh bener ampe sini mana ada yang beli hari minggu begini?"
