Mencari Penghasilan Tambahan

Friday, 4 November 2011
Hari ini seorang teman mengajakku ke seminar motivator. Mungkin udah ketebak yah malem2, seminar motivator, whts for?
Yup MLM..
MLM memang sering mengadakan seminar2 seperti itu untuk membangkitkan semangat para agennya demi mencari "korban" yang akhirnya untuk meningkatkan level keagenannya..

Tapi kali ini aku diajak bukan untuk mengikuti bisnis MLM, karena dia sendiri sudah apatis dengan MLM.
Dia mengajakku untuk terjun ke bisnis asuransi. Memang, sewaktu aku tadi lihat, settingannya persis seperti yg diadakan MLM (aku udah beberapa kali dateng ke acara MLM seperti itu) ini hanya berbeda produk.
Yang dijual bukan barang2, tapi asuransi..

Saat aku tadi melihat orang2 yang sudah berhasil dalam bisnis ini, pemikiran apatisku muncul.. Owww mereka join udah sejak awal tahun 2000, which is tentu pangsa pasarnya masih terbuka luas.. Tapi itu juga bukan berarti pekerjaan mereka mudah. Saat itu justru pemahaman orang ttg asuransi dan investasi sangat minim. Lha sekarang? Pikiran masyarakat udah mulai terbuka. Tanpa kita jelaskan pun mereka pasti udah tau apa itu asuransi. Yang berbeda hanya instrumennya antar masing2 perusahaan.

Satu hal lagi yang aku tangkap, perbedaan orang sukses dengan yang tidak sukses adalah SEMANGAT!
Dari sharing tadi, salah satu orang yang berhasil di bisnis itu ada yang mantan kuli bangunan, pernah jual togel, karyan toko, dan sebagainya. Bahkan ada yg cuma lulusan SMP meski sekarang dia udah ikut kejar paket C.
Apa yang membuat dia sukses? Yup, dia adalah seorang pekerja keras. Yang mantan penjaga toko bilang kalo dulu gajinya hanya 17.500 rupiah per bulan, padahl dia kerja dari pukul 7.30 pagi dan kadang sampe pukul 10mlm dengan makan dan tidur ditanggung pemilik toko. Dia bilang kalo dia hanya perlu memindahkan tempat kerjanya tanpa harus mengubah sifat dan cara kerjanya. Viola, dengan tempat kerja yang tepat dia berhasil sukses, dan sekarang penghasilannya 100jt / bulan.

Oke, banyak orang sudah apatis dengan sistem kerja MLM. Tapi ingat, 9 dari 10 pintu rezeki itu berdagang. Itulah kenapa kebanyakan orang kaya itu pengusaha or pedangan (sales juga termasuk pedangang meski bukan menjual produksi dia sendiri)
Meski kita ikut MLM, kita juga tidak akan berhasil kalo kita malas2an. Banyak orang bilang ikut MLM supaya punya kebebasan waktu untuk bekerja.
I think that's bullshit for the beginning. Karena setauku, justru saat awal mereka harus bekerja ekstra keras. Mencari customer, mendatangi mereka bahkan saat meeting pointnya ternyata di negeri antah berantah. Bahkan bisa jadi mereka bekerja lebih pagi dan pulang lebih malam. Bukankah rezeki orang bangun pagi itu lebih bagus?
Selain itu mereka juga harus mempunyai product knowledge yang bagus sehingga bisa menjual, dan sebagainya.
Namun saat mereka udah settle, baru kebebasan jam kerja itu mereka dapatkan..

Aku hanya one of makibil (emak-emak labil).. Saat mendengar motivasi tadi, aku semangat untuk mencoba bisnis itu. Siapa sih yang ga mau bantu orang? Siapa sih yang gak mau kaya? Siapa sih yang ga pengen punya penghasilan 100jt per bulan tanpa harus mengabdikan seluruh hidup kita ke sebuah perusahaan? Siapa sih yang ga mau punya finansial freedom?
Tapi aku juga masih berpikir bagaimana aku harus membagi waktu untuk keluargaku?
Memanggg banyak jalan untuk mencari rezeki. Ga harus ikut MLM..
Seperti pakdhe cholik yang mencari pundi uang dari internet, atau dengan ikut orang2 yang berdagang online.
Aku hanya belom menemukan interest dan passionku dimana..
Yang terpenting sekarang adalah membangkitkan SEMANGAT untuk sukses dan bekerja keras. Demi kehidupan keluargaku yang lebih baik. Semoga Allah segera memberiku petunjuk. Aminnnn

S.E.M.A.N.G.K.A.!!! Semangat Karena Allah!

Bismillah

19 komentar:

the others... said...

Aku sampai saat ini juga inginnya mencari penghasilan tambahan tapi gak tahu lewat apa. Entahlah... soal dagang aku gak ada bakat sama sekali.

Nia Angga said...

The other: idem, aku ngerasa ga bakat juga. Apa justru karena kita ga berminat makanya berasa ga bakat yah? Soale kata orang, bakat hanya berperan sekian persen. Selebihnya yang pengaruh usaha dan doa :)
Ayooo semangaatttt hehe

k[A]z said...

waduh kalo masalah begini aku suka bingung :)

ndiel2 said...

Memang benar koq..SEMANGAT yang membedakan keberhasilan seseorang dengan yang lainnya..tapi gimana donk kalo semangatnya muncul KADANG-KADANG he he.....kunjungan balik ni tante he he

HALAMAN PUTIH said...

Bisnis semacam MLM sebenarnya bukan pekerjaan atau penghasilan sambilan. Itu harus ditekuni dengan serius untuk mencapai hasil yang diharapkan. Saya sendiri bukan termasuk orang yang menggeluti MLM meski pernah juga sih dulu ikut, tapi tidak pernah berjalan denga serius.

Lyliana Thia said...

Bahkan mencari uang lewat internet spt Pakde Cholik butuh waktu dan kerja keras... nah kalau waktu di deapn kompie aja terbatasss... bingung jg ya mbak... hihii..

insya Allah rezeki Allah nggak akan kemana ya mbak... semangaaat!

Nurmayanti Zain said...

wahh :( aku gak ngerti nih mbak

bensdoing said...

sya malah lebih tertarik yg di internet (bisnis online), itu bener ngga sich ya mb....!
salam kenal ya !

Tramoiey said...

Sama nih maak, cm kita (baca saya hehe) seringnya kebanyakan mikir , padahal rejeki adalah output dari aksi, soal besar kecil outputnya itu hak prerogatif allah. Semangka bu ^^

Nia said...

aku juga ngga minat sama MLM mbak...suamiku ikut MLM bukannya dapat untung malah tiap bulan tekor harus tutup point...bahkan beberapa downline terpaksa kita yg bantu tuponya spy ngga hangus keanggotaannya...klo aku sech mikirnya drpada uangnya utk bisnis MLM yg gak jelas hasilnya mending utk tambahan modal toko online sendiri yach....tp kata suami sayang kalo bisnis MLMnya ditutup...akhirnya ya gitu dech.....keluar uang trus tiap bulan tp hasilnya nihil....

Nia Angga said...

k[A]z: sama, yuk kita pegangan bareng

ndiel2: terima kasih kunjungannyaa.. sama dong, kata orang anget-anget tai ayam (anget pas diawal doank) hehe

halaman putih: betull setubu.. segala sesuatu emang harus dijalankan dg totalitas

Thia: amienn.. yup emang harus total

maya: sini-sini aku kasi tau *gelar tiker

bensdoing: bisnis onlen belajarnya ama pakdhe cholik dong. ahlinya SEO. kl aku ama temen ktr bukanya OS (online shop baju anak). salam kenal jugaa

tepoy: ahh kita emang emak2 labil. hikss

mbak nia: setubu nih ama mbak nia, daripada buang uang, mending buat OS yah. kl gak, suaminya suruh semangat cari downline lagi hehe. semoga berhasil yaa

Pakde Cholik said...

Namanya bekerja ya awalnya pasti sulit dan sengsara, tapi kelak akan memetik hasilnya nduk.

Salam hangat dari Surabaya

Kaifa said...

Cari penghasilan sampingan??pasti smua pengin..mgkin yg perlu diingat jgn sampe mengobankan waktu utk klg, terutama anak-anak...salam sejahtera utk smua...

DewiFatma said...

Ikut MLM berarti harus pandai menggaet orang untuk 'kaki'. Itulah yang aku nggak bisa...

Mending belajar nyari cring cring lewat blog aja sama Pakdhe Cholik. :D

Nchie said...

pengen banget dapet uang tambahan lagi..
Cuma aku tidak pandai berdagang,yang ada malah tekor mul hahhaa...

Ila Rizky Nidiana said...

MLM ya? aq ikutan oriflame, mba. hehe. insyaAllah halal, karena udah pelajari sistem kerjanya. siapa yang kerja dia yang dapat bonus dan naik level. ga kerja ya ga ada uang :D

btw, bener kata mba Nia, insyaAllah berdagang membuka pintu2 rejeki yang lain, bukan hanya uang yg didapat, tp relasi, kepercayaan, pelanggan tetap, dsb. Smg makin banyak pedagang di negeri ini. :D

catatannyasulung said...

saya juga sering diajak ikut MLM, tapi sampai sekarang masih g tertarik :D

mitha said...

Mampir ya,blognya bagus dan bmanfaat :)

4lifebisnis said...

Ada mitos tentang MLM selama ini, sudah berubah 180 derajat. Silahkan di pelajari, semoga juga bisa membantu bagi yang ingin punya usaha sampingan..